Monday, September 16, 2013

Asal Tahu Aja : Ratu Kecantikan Dunia dari Masa ke Masa



Agak aneh emang kalau pada awalnya aku sering menulis sesuatu yang berkaitan dengan Inter Milan di Blog tercinta ini, namun karena ngikuti keinginan ide dan keisengan yang tiada henti-hentinya, didukung  dengan banyaknya waktu yang tersisa selama di office (upsss…), so karena akhir-akhir ini aku lebih merasa nyaman ngrumpi dengan blog ini, maka berkembanglah ide-ide untuk menulis sesuatu yang bertema lebih luasssss…seluas lautan…. Biar ilmu nya ngga cetek, ntar ndak timbul kata-kata Statusisasi, Harmonisasi , Konspirasi Kemakmuran, Kontroversi hati dan masih banyak lagi (hahaaa..kemakan bahasa kacau nya Vicky exs tunanganny Gotik Zaskia nich).
Setelah melakukan pengakuan disesi pertama, maka di sesi kedua ini aku akan menulis ide cemerlang lainnya di postingan kali ini. Berhubung lagi ada trend ajang pemilihan Puteri sejagad yang mengundang pro dan kontra karena diadakan di Indonesia, sehingga beritanya makin heboh dan makin bikin penasaran, akhirnya aku berniat membuat list dan daftar para jawara-jawara Puteri-Puterian ini baik dari Puteri Indonesia, Miss Indonesia, Miss World, Hingga Miss Universe.
Logo Kontes Miss World-Miss Universe-Miss Earth
Sebelum berkenalan dengan para princess-princess’an ini, yuk kita bahas dulu lembaga yang menangungi masaing-masing kontes. Dimulai dari Miss Universe, awalnya kontes ini merupakan cara Pasific Mills mempromosikan pakaian renang Catalina pada tahun 1952, kemudian pada tahun 1996 Donald trump membeli hak kepemilikan kontes ini. Para kontestan yang dikirim adalah juara miss dari tiap Negara yang mendafarkan diri, seperti kontestan Italia, berarti ia adalah juara dari Miss Italia. Miss World, adalah kontes kecantikan international yang diprakarsai oleh Eric Morley pada tahun 1951 dan pertama kali diadakan di Inggris, seteleah Morley meninggal, jabatan ketua dipegang oleh istrinya, Julia Morley. Selama masa baktinya, juara Miss World menghabiskan waktu berkeliling dunia mengamban tugas yang menjadi misi Miss World itu sendiri, sedangkan pemenangnya selama satu tahun akan menetap di London. Miss Earth adalah salah satu kontes kecantikan baru di dunia yang dibentuk pada tahun 2001di Filipina. Miss Earth didirikan untuk mempromosikan bagaimana lingkungan dan masalah masalah lingkungan di bumi ini. Miss Earth menjadi terkenal setelah tahun 2003, karena salah satu kontestan yang berasala dari Afganistan bersedia memakai busana renang di depan umu.
Logo Puteri Indonesia-Miss Indonesia
Beralih ke dalam negeri, Puteri Indonesia adalah kontes kecantikan di Indonesia yang diselenggarakan sejak tahun 1992 oleh Yayasan Puteri Indonesia yang diketuai oleh Mooryati Soedibyo dan disponsori oleh kosmetik Mustika Ratu. Puteri Indonesia akan menjadi wakil Indonesia atau duta bangsa pada kegiatan-kegiatan yang bertaraf Internasional seperti Miss Universe dan Miss World (awal keikutsertaan diwakilkan oleh juara Runner Up Puteri Indonesia). Miss Indonesia adalah kontes kecantikan di Indonesia juga yang diselenggarakan oleh MNC melalui yayasan Miss Indonesia dengan dukungan perusahaan kosmetik Sari Ayu. Ajang kontes ini  diperuntukkan mempersiapkan figure wanita Indonesia yang akan menjadi duta dibidang social, budaya, dan ekonom di forum International. Slogan Miss Indonesia adalah “Semua Mata Tertuju Padamu”. Sejak tahun 2006, jawara Miss Indonesia mewakili Indonesia di ajang Miss World.
Kelima kontes-kontes kecantikan itu secara keseluruhan sebenarnya memiliki tujuan yang hampir sama, system penilaiannya dan hal-hal yang dinilai pun juga tidak jauh berbeda. Bahkan menurut aku, kontes seperti ini tak lebih seperti ajang ekploitasi terhadap bentuk fisik kaum hawa. Mereka tak hanya dinilai dari otak (baa kecerdasan), kalau cerdas tapi tubuh tidak proporsional, tentu saja tidak akan lolos seleksi (hahaaa..harusnya ada kontes kecerdasan nich). Well, tapi apapun itu.. emang ajang seperti ini masih penuh dengan pro dan kontra, terlebih Negara yang mayoritas umat muslim, bagaimanapun juga kontes seperti ini emang cenderung mengumbar aurat kaum Hawa. Namun sekali lagi aku berniat membuat list ini, bukan berati aku pendukung keras sekte kontes kecantikan, aku hanya sekedar inseng aja untuk merekap siapa-siapa saja para jawara yang menjadi Puteri kecantikan di setiap tahunnya. Dari pada berlama-lama dan semakin memperpanjang durasi posting ini, so langusung saja mari kita saksikan wajah-wajah cantik Princess tahunana dari beberapa ajang kontes yang berbeda-beda.

1951
Pada tahun ini gelar miss dunia yang ada baru Miss World dan jawaranya adalah Kicki Hakansson dari Swedia.

1952
1. Miss World, May Louise Flodin dari Swedia
2. Miss Universe, Armi Kusela dari Finlandia
1953
1. Miss World, Denise Perrier dari Perancis
2. Miss Universe, Christiane Martel dari Perancis
1954
1. Miss World, Antigone Costanda dari Mesir
2. Miss Universe, Miriam Stevenson dari USA

1955
1. Miss World, Susana Duijm dari Venezuela
2. Miss Universe, Hellevi Rombin dari Swedia

1956
1. Miss World, Pettra Schurmann dari Jerman
2. Miss Universe, Carol Morris dari USA

1957
1. Miss World, Marita Lindahl dari Finlandia
2. Miss Universe, Gladys Zender dari Peru

1958
1. Miss World, Penelope Anne Coelen dari Amerika Serikat
2. Miss Universe, Luz Marina Zuluaga dari Kolombia

1959
1. Miss World, Corine Rottschafer dari Belanda
2. Miss Universe, Akiko Kojima dari Jepang

1960
1. Miss World, Norma Gladys Cappagli dari Argentina
2. Miss Universe, Linda Bement dari USA

1961
1. Miss World, Rosemarie Frankland dari Inggris
2. Miss Universe, Marlene Schmidt dari Jerman

1962
1. Miss World, Chattarine Lodders dari Belanda
2. Miss Universe, Norma Nolan dari Argentina

1963
1. Miss World, Carol Joan Crawfrod dari Jamaika
2. Miss Universe, Ieda Maria Vargas dari Brazil

1964
1. Miss World, Ann Sidney dari Inggris
2. Miss Universe, Corinna Tsopei dari Yunani

1965
1. Miss World, Lesley Langley dari Inggris
2. Miss Universe, Apasra Hongsakula dari Thailand

1966
1. Miss World, Reita Faria dari India
2. Miss Universe, Margareta Arvidsson dari Swedia

1967
1. Miss World, Madeline Hatog-Bell dari Peru
2. Miss Universe, Sylvia Hitchcock dari USA

1968
1. Miss World, Penelope Plummer dari Australia
2. Miss Universe, Martha Vasconcellos dari Brazil

1969
1. Miss World, Eva Rueber Staier dari Autria
2. Miss Universe, Gloria Maria Diaz dari Philippines

1970
1. Miss World, Jennifer Hosten dari Grenada
2. Miss Universe, Marisol Malaret dari Puerto Rico

1971
1. Miss World, Lucia Peterle dari Brazil
2. Miss Universe, Georgina Rizk dari Lebanon

1972
1. Miss World, Belinda Roma dari Australia
2. Miss Universe, Kerry Anne Wells dari Australia

1973
1. Miss World, Marjorie Wallace dari USA namun ia diberhentikan dari gelar Miss Worldnya karena terlibat skandal asusila dengan mengencani banyak pria bahkan ia membuat statement bahwa dengan menjadi miss world dia bisa bebas mengencani pria manapun.
2. Miss Universe, Maria Margarita Moran dari Philippines

1974
1. Miss World, Hellen Morgan dari Inggris, 4 hari setelah penobatan, kabar bahawa Hellen telah memiliki anak berumur 18 bulan oun merebak, meskipun hal tersebut tidak melanggar aturan karena yang dilarang adalah menikah sedangkan Hellen tidak menikah, namun meskipun begitu Hellen akhirnya diminta untuk menundurkan diri dan digantikan oleh Runner Up miss World 1974.
2. Miss World, Anneline Kriel dari Afrika Selatan (Runner Up Miss World yang menggantikan Hellen)
3. Miss Universe, Amparo Munoz dari Spanyol

1975
1. Miss World, Wilnelia Merces dari Puerto Riko
2. Miss Universe, Anne Marie pahtamo dari Finlandia

1976
1. Miss World, Cindy Breakpeare dari Jamaika
2. Miss Universe, Rina Messinger dari Israel

1977
1. Miss World, Mary Stavin dari Swedia
2. Miss Universe, Janella Commissiong dari Trinidad&Tobago

1978
1. Miss World, Silvana Suarez dari Argentina
2. Miss Universe, Margaret Gardiner dari South Africa

1979
1. Miss World, Gina Swainson dari Bermuda
2. Miss Universe, Maritza Sayalero dari Venezuela

1980
1. Miss World, Gabriella Brum dari Jerman namun kemudian ia mengundurkan diri dalam waktu 18 jam setelah ia dinobatkan karena terjegal kasus foto telanjang, setelah kasus ini merebak, ia justru pindah ke Amerika Serikat dan menajdi model telanjang untuk majalah Playboy.
2. Miss World yang ditunjuk sebagai pengganti Gabriella Brum, Kimberly Santos dari Guam
3. Miss Universe, Shawn Weatherly dari USA

1981
1. Miss World, Pilin Leon dari Venezuela
2. Miss Universe, Irine Saez dari Venezuella

1982
1. Miss World, Mariasela Alvares dari Republik Dominika
2. Miss Universe, Karen Dianne Baldwin dari Kanada

1983
1. Miss World, Sarah Jane Hutt dari Inggris
2. Miss Universe, Lorraine Downes daei Selandia Baru

1984
1. Miss World, Astrid Caroline Herrera dari Venezuela
2. Miss Universe, Yvonne Ryding dari Swedia

1985
1.Miss World, Holmfridur Karlsdottir dari Islandia
2.Miss Universe, Deborah Carthy Deu dari Puerto Riko

1986
1.Miss World, Giselle Laronde dari Trinidad&Tobago
2.Miss Universe, Barbara Palacios Teyde dari Venezuela

1987
1.Miss World, Ulla Weigerstorfer dari Austria
2.Miss Universe, Cecilia Bolocco dari Chili

1988
1.Miss World, Linda Petursdottir dari Islandia
2.Miss Universe, Porntip Nakhirunkanok dari Thailand

1989
1.Miss World, Aneta Beata Kreglicka dari Polandia
2.Miss Universe, Angela Visser dari Belanda

1990
1.Miss World, Gina Marie Tollson dari USA
2.Miss Universe, Mona Grudt dari Norwegia

1991
1. Miss World, Ninibeth Leal dari Venezuela
2. Miss Universe, Lupita Jones dari Meksiko

1992
1. Miss World, Julia Kourotchkina dari Rusia
2. Miss Universe, Michelle McLean dari Namibia
3. Puteri Indonesia Pertama, Indira Paramarini Sudiro wakil dari DKI Jakarta kelahiran Jakarta 1 Januari 1970.

1993
1. Miss World, Lisa Hanna dari Jamiaka
2. Miss Universe, Dayan Torres dari Puerto Riko

1994
1. Miss World, Aiswarya Rai dari India
2. Miss Universe, Sushmita Sen dari India
3. Puteri Indonesia, Vena Melinda wakil dari DKI Jakarta, Kelahiran Surabaya 20 Juli 1972

1995
1. Miss World, Jacqueline Aguilera dari Venezuela
2. Miss Universe, Chelsi Smith dari USA
3. Puteri Indonesia, Susanty Manuhutu wakil dari Maluku, kelahiran Jakarta 7 Januari 1974.

1996
1. Miss World, Irene Skliva dari Yunani
2. Miss Universe, Alicia Machado dari Venezuela
3. Puteri Indonesia, Alya Rohali wakil dari DKI kelahiran 1 Desember 1976, ia dikirim untuk kali pertama ke ajang Miss Universe, namun karena banyak kontroversi didalam negeri, maka ia pun dipulangkan oleh Indonesia sendiri, dan selama 4 tahun tidak lagi diizinkan diadakan kontes Puteri Indonesia. Alya menjadi Puteri Indonesia terlama yaitu 4 tahun

1997
1. Miss World, Dina Hayden dari India
2. Miss Universe, Brook Mahealani Lee dari USA

1998
1. Miss World, Linor Abargil dari Israel
2. Miss Universe, Wendy Fitzwilliam dari Trinidad&Tobago

1999
1. Miss World, Yukta Mookhey dari India
2. Miss Universe, Mpule Kwelagobe dari Botswana

2000
1. Miss World, Priyanka Chopra dari India
2. Miss Universe, Larra Dutta dari India
3. Puteri Indonesia, Bernika Irnadianis Ifada wakil dari DKI, kelahiran Bogor 12 Agustus 1977. Ia adalah jawara Puteri Indonesia menggantikan Alya setelah pagelaran ini vakum 4 tahun, dan Indonesia tidak mengirimkan wakilnya ke ajang Miss Universe.

2001
1. Miss World, Agbani Darego dari Nigeria
2. Miss Universe, Denise Quinones dari Puerto Riko
3. Miss Earth, Chatarina Swensson dari Denmark
4. Puteri Indonesia, Angelica patricia Pingkan Sondakh wakil dari Sulawesi Selatan, kelahiran Autralia 28 Desember 1977. Ia akrab dipanggil Angie, dan ia aktif dalam urusan politik, sampai akhirnya ia terjerat skandal korupsi hambalang setelah suaminya Alm. Adji Masaid meninggal.

2002
1. Miss World, Azra Akind ari Turki
2. Miss Universe, Oxana Fedorova dari Rusia, Gelarnya dibatalkan karena dianggap tidak bisa mengemban tugasnya sebagai Miss Universe, dan kabar lain menyebutkan ia menikahi kekasihnya dan ia tengah hamil selama masih mengemban tugas sebagai Miss Universe.
3. Miss Universe, Justine Pasek dari Panama Runner Up pengganti Oxana.
4. Miss Earth, Dzejla Glavovic dari Bosnia Herzegovina namun gelarnya kemudian dicabut
5. Miss Earth, pengganti Dzejla, Winfred Adah Omwakwe dari Kenya
6. Puteri Indonesia, Melanie Puteria Dewita Sari wakil dari Sumatra Barat, kelahiran Jakarta 17 April 1982.

2003
1. Miss World, Rosanna Davison dari Republik Irlandia
2. Miss Universe, Amelia Vega dari Republik Dominka
3. Miss Earth, Dania Patricia Prince Mendez dari Honduras
4. Puteri Indonesia, Dian Khrisna wakil dari DKI Jakarta, kelahiram Jakarta 26 November 1977.

2004
1. Miss World, Maria Julia Mantilla dari Peru
2. Miss Universe, Jennifer Hawkins dari Australia
3. Miss Earth, Priscilla Meirelles de Almeida dari Brazil
4. Puteri Indonesia, Artika Sari Dewi Kusmayadi wakil dari Kepulauan Bangka Belitung, kelahiran Pangkal Pinang 29 September 1979. Akhrinya kali ini Indonesia mengizinkan mengirimkan wakilnya ke kontes Mis Universe dengan syarat untuk sesi pakaina renang,, tidak diizinkan menggunakan model two Pieces. Dan sungguh kebanggan karena Artika mampu masuk ke 15 besar Miss Universe 2004.

2005
1. Miss World, Unnur Birna Vilhjalmasdottir dari Islandia
2. Miss Universe, Natalie Glebova dari Kanada
3. Miss Earth, Alexandra Braun Waldeck dari Venezuela
4. Puteri Indonesia, Nadine Chandrawinata wakil dari DKI Jakarta, kelahiran Hannover 8 Mei 1984. Kemenangan Nadine sedikit menimbulkan kontroversi karena selain ia orang keturunan (bukan Indonesia asli), sebelum menjadi Puteri Indonesia, Nadine sempat bermain film dan melakukan adegan merokok. Selain itu, ketika mengikuti Miss Universe, banyak ungkapan Nadine dalam bahasa Ingris yang sering terdengar konyol.
5. Miss Indonesia, Imelda Fransisca wakil dari Jawa Barat, kelahiran Bogor 24 September 1982. Merupakan Miss Indoensia pertama.

2006
1. Miss World, Tatana Kucharova dari Rep. Ceko
2. Miss Universe, Zuleyka Rivera dari Pourto Riko
3. Miss Earth, Hil Hernandez Escobar dari Chili
4. Puteri Indonesia, Agni Pratistha Arkadewi Kuswardono wakil dari Jawa Tengah, kelahiran Australia 8 Agustus 1988. Entah kebetulan atau tidak, namun beberapa kali pemilihan Puteri Indonesia cenderung tidak fair karena mereka yang juara adalah mereka yang sudah terkenal/ menjadi artis terlebih dahulu.
5. Miss Indonesia, Kritania Virginia Besouw wakil dari Sulawesi Selatan, kelahiran Manado 7 Mei 1985. Akrab dipanggil dengan nama Kristy adalah wakil Indonesia diajang Mis World setelah tahun sebelumnya yang dikirim ke Miss World adalah runner up Puteri Indonesia.

2007
1. Miss World, Zhang Zilin dari China PR
2. Miss Universe, Riyo Mori dari Jepang
3. Miss Earth, Jessica Trisko dari Kanada
4. Puteri Indonesia, Gracia Puteri Raemawasti wakil dari Jawa Timur, kelahiran Blitar 5 desember 1986. Keikutsertaannya di Miss Universe lagi-lagi mengundang kontroversi karena untuk pertama kalinya melalui Puteri, Indonesia berani memakai bikini two Pieces dan bahkan banyak kecaman dengan memakai two Pieces toh masuk 15 besarpun tidak, masih kalah dengan Artika yang memakai one Pieces.
5. Miss Indonesia, Kamdia Radisty wakil dari Jawa Barat kelahiran Surabaya 23 Februari 1984.

2008
1. Miss World, Ksenia Sukhinova dari Rusia
2. Miss Universe, Dayana Mendoza dari Venezuela
3. Miss Earth, Karla Paula henry dari Filipina
4. Puteri Indonesia, Zivanna Letisha Siregar wakil dari DKI Jakarta, kelahiran Jakarta 16 Februari 1989. Panggilan akrabnya adalah Zizi. Saat awal mengikuti kontes Miss Universe, ia sduah sering nongol dihalaman web Miss Universe dan digadang-gadang sebagai miss Favorit karena memang ia terlihat fotogenik dan cantik, sayangnya semua itu tetap tak membawa prestasi apapun untuk Indonesia.
5. Miss Indonesia, Sandra Angelia, wakil dari Jawa Timur kelahiran Surabaya 11 Mei 1986.

2009
1. Miss World, Kaiane Aldorino dari Gibraltar
2. Miss Universe, Stefania Fernandez dari Venezuela
3. Miss Earth, Larissa Ramos dari Brazil
4. Puteri Indonesia, Qory Sandrioriva dari Aceh, kelahiran Jakarta 17 Agustus 1991. Lagi-lagi membawa kontroversi karena ia adalah satu-satunya wakil Aceh yang tidak berhijab diajang Puteri Indonesia dan siap memakai bikini di ajang Miss Universe.
5. Miss Indonesia, Karenina Sunny Halim wakil dari DKI Jakarta, kelahiran Jakarta 13 Juni 1986.

2010
1. Miss World, Alexandria Mills dari Amerika Serikat
2. Miss Universe, Ximena Navarrete dari Meksiko
3. Miss Earth, Nicole Faria dari India
4. Puteri Indonesia, Nadine Alezandra Dewi Ames wakil dari DKI Jakata. Kelahiran Inggris 23 Agustus 1991.
5. Miss Indonesia, Asyifa Syafningdyah Putrambami Latief, wakil dari Jawa Barat kelahiran Bandung 20 September 1988. Lebih dikenal dengan nama Asyifa Latief.

2011
1. Miss World, Ivian Sarcos dari Venezuela
2. Miss Universe, Leila Lopes dari Angola
3. Miss Earth, Olga Alava dari Ekuador
4. Puteri Indonesia, Maria Selena Nurcahya wakil dari Jawa Tengah. Kelahiran Palembang 24 September 1990. Setelah selesaimengemban tugas, ia kembali menjalani aktifitas sebagai atlet basket di Jawa timur
5. Miss Indonesia, Astrid Ellena Indriana Yunadi wakil dari Jawa Timur, kelahiran Surabaya 8 Juni 1990. Ia masuk dalam 10 besar Miss world 2011.

2012
1. Miss World, Yu Wenxia dari China PR
2. Miss Universe, Olivio Culpo dari Amerika Serikat
3. Miss Earth, Tereza Fajksova dari Rep. Ceko
4. Miss Indonesia, Inezh Puteri Tjiptadi Chandra wakil dari Bali, kelahiran Denpasar 5 September 1989.

2013
1. Miss World, Megan Lynne Young dari Filipina (Namun baru saja ia menyandang mahkota, foto-foto syur tentang nya mulai beredar di internet, kita tunggu perkembangan selanjutnya). 
2. Miss Universe, Gariela Isla dari Venezuela
3. Miss Earth, Alyz Henrich dari Vebezuela. 
4. Puteri Indonesia, Whulandary Herman wakil dari Sumatra Barat, kelahiran Pariaman 26 Juni 1989.
5. Miss Indonesia, Vania Larisa wakil dari Kalimantan Barat, kelahiran Pontianak 24 Maret 1996. Ia mewakili miss World 2013 yang digelar di Bali Indonesia mulai 4-28 September 2013. 

2014
1. Miss World, Rolene Strauss dari Afrika Selatan
2. Miss Universe, Paulina Vega dari Colombia
3. Miss Earth, Jamie Herrell dari Filipina
4. Putri Indonesia, Elvira Devinamira wakil dari Jawa Timur, kelahiran Surabaya 28 Juni 1993. Sukses menyabet gelar best Costume dan masuk 15 besar di Miss Universe.
5. Miss Indonesia, Maria Asteria Sastrayu wakil dari Sulawesi Barat, kelahiran Yogyakarta, 3 Oktober 1991.






2015
1. Miss Earth, Angelia Ong dari Philipina
2. Miss World, Mireila Laguna dari Spanyol
3. Miss Universe, Pia Wurtzbach dari Philipina
4. Putri Indonesia, Anindya Kusuma Putri wakil dari Jawa Tengah.
5. Miss Indonesia, Maria Harfanti dari DI Yogyakarta (Tiga besar Miss World 2015).

 2016


1. Miss Earth, Katherin Espín dari Ecuador
2. Miss World, Stephanie Del Valle dari Puerto Rico
3. Waiting on 27 Januari 2017

4. Putri Indonesia, Kezia Roslin Cikita Warouw dari Sulawesi Utara.
5. Miss Indonesia,Natasha MannuelaHalim dari Bangka-Belitung (Tiga besar Miss World 2015).




Untuk sementara aku cukupkan sekian. Proses pendataan dan sensus Ratu Sejagat akan segera aku Update setelah mendapatkan juara-juara baru dalam setiap kontesnya..hahahahaaaa


-Sampai Jumpa-
Terimakasih



*Forza Inter Milan 1908….*


*) Last Update : 24 Desember 2016











Sunday, September 15, 2013

Jejak Petualang : Kunjungan Dadakan ke Parangtritis-Prambanan



Single Touring yang mau aku angkat kali ini adalah sebuah perjalanan dadakan diluar rencana. Tepatnya senin, 16 November 2009 silam. Berhubung aku ngga ada teman untuk mengikuti panggilan interview disebuah Bank PemDa didaerah Jogja dank arena aku buta jalan wilayah Jogja, maka aku pun mengajak Koko ku yang kala itu kami masih dalam status pacaran. Setelah kokoku mendapat izin untuk tidak masuk kerja dihari itu, maka kami pun berangkat menuju ke sebuah lokasi didekat kampus UGM dimana interview itu diadakan. Sekitar 1 jam lebih sedikit, sampailah kami disana. Aku sendiri agak lupa waktunya jam berapa, tapi seingatku masih cukup pagi, mungkin sekitar Pkl. 08.30.
Setelah memarkirkan motor, yang saat itu mengunakan motor Supra milik koko, kami pun berjalan masuk ke sebuah gedung setelah aku bertanya pada beberapa orang yang sduah keluar dari gedung itu.  Terbersit juga sich kenapa kok udah pada balik secepat itu. Sebelumnya aku perlu ungkapkan kalau aku medapat info lowongan Bank ini dari salah satu teman kampusku, aku sedari awal sudah pesimis kalau hendak memasukkan lamaran ke Bank-Bank gitu, selain dulu aku tidak berpenampilan menarik (hahaa, emang sekarang meanrik apa yach???GR), postur tubuhku yang ngga nyampe 155 cm ini, tentu saja akan embuat aku sukses terdepak paling awal diantara para pelamar yang lain,,, hehee. Tapi sekedar menghargai info yang diberikan temenku itu, dan berhubung lamaran dilakukan hanya dengan mengisi  form secara Online, akhirnya aku iseng-iseng saja, siapa tau berhadiah. Dan selang beberapa minggu kemudian, datang surat pos yang berupa formulir undangan. Akhirnya setelah aku fikir-fikir, aku memutuskan untuk iseng saja melengkapi persyaratan itu, kalau toh ada yang teman untuk datang, aku akan datang, kalau tidak ya tidak, lagian kalau saja diterima, mau ditempakan dimana nanti diriku?, aku sendiri bahkan buta area Jogja.
Kembali ke gedung tempat interview, Kami kemudian naik kelantai 2. Dampai disana sudah banyak sekali perempuan yang mengantri untuk interview, tapi aku sendiri juga tidak paham, karena ketika aku sampai, aku mencari informasi, dan langsung di persilahkan untuk menuju kesebuh ruangan. Aku tak segera beranjak dari tempat kuberdiri karena masih melihat-lihat betapa banyaknya mereka yang berniat untuk menari pekerjaan. Dan mataku pun tertuju pada sebuah ruang yang tadi sempat disebutkan, tepat dipintu masukknya terlihat ada tali yang dibentangkan didepan puntu, dan aku tau pasti itu adalah tali untuk mengukur ketinggian. Wanita yang ada didepanku kebetulan lebih tinggi beberapa senti dari ku, setelah disuruh melepaskan sepatu high heels nya, ia mencoba masuk, namn saying rambutnya pun tidak menyentuh tali tersebut, ia bahkan sampai jinjit-jinjit, namun petugas didepan pintu tidak mengijinkan dia untuk masuk. Terlihat desahan kekecewaan dari wanita itu, lalu ia pun berlalu, dan kini giliranku. Tidak usah perlu dites saja, dari kejauhan pun aku sudah yakin kalau tinggiku tidak akan emnjangkau itu sekalipun aku memakai high heels 5 cm. Setelah melepas alas kaki, aku berdiri didepan pintu, dan memang aku yang pendek itu tidak diizinkan masuk, petugas yang seolah seperti malaikat penunggu pintu surga/neraka itu meminta maaf padaku dan mengatakan untuk mencoba lain waktu, (lain waktu whattt? Dipikinya makan genter trus bisa langusng nambah tinggi 1 meter apa ya??..*genter=tiang tinggi yang terbuat dari bambu biasanya untuk memetik buah yang tidak bisa dijangkau dengan tangan).
Jujur, aku sendiri tidak ada sedikitpun rasa kecewa, karena emang sedari awal udah pesimis dan tidak terlalu suka dengan kerjaan di Bank. Namun dengan begini pun aku mendapatkan sebuah pengalaman lain, dan saat aku menatap didalam ruangan yang dimana aku tidak diizinkan masuk tadi, aku lihat ada beberapa meja dan para interviewnya, so siapa saja yang lolos masuk, mereka akan dipertemukan dengan para interviewer disana.
Setelah itu, aku menghampiri koko ku dan memutuskan untuk kembali, tapi berhubung waktu masih sangat pagi, sekitar pukul 09.00 aku kemudian punya ide untuk mengajak koko ku jalan-jalan saja. Entah saat itupun ngga tau aku ingin kemana, alhasil, koko puny aide untuk coba-coba ke Parangtritis saja. Dengan bermodal iseng dan serba dadakan, akhirnya koko ku pun melajukan motornya menuju ke Pantai Parangtritis.
Karena masih lumayan pagi, dan kebetulan juga hari itu adalah hari senin, so suasana pantai selatan ini pun agak lengang, bahkan saat kami datang hanya ada beberapa motor saja yang berparkir disana. Dengan kondisi saltum alias salah kostum, kami pun melangkahkan kaki menuju ke pasir pantai. Aku yang kala itu memakai pakaian batik ijo muda (busyetttt…baru nyadar sekarang kalau dulu ternyata aku pakai baju yang jadi mitos warna larangan di Pantai Selatan itu, Alhamdullah dech sampai sekarang kami masih sehat wal afiat, masih hidup dan masih diizinkan Allah untuk terus bersama. Segalanya tergantung niat dan hati kita masing-masing yach? Insyallah kalau niatnya bersih dan ngga neko-neko, akan selamat dan slalu dilindungi Alla. Amin), kembali ke pasir pantai selatan. Selain dengan batik ijo, aku juga pakai celana kain dan sepatu high heels. Sumpeh, bener-bener 100% salah kostum. Dan betapa susahnya berjalan diatas pasir pantai dengan sepatu berhak tinggi, akhirnya ketika mendekati air, aku memilih melepas sepatuku itu, sayangnya pasir pantai yang kering lumayan membuat kakiku kepanasan, alhasil..aku pun memakai sandal koko ku yang ukurannya luar biasa raksasa, jadi seperti naik kapal rasanya. Sambil menjinjing tas dan sepatu, kami menyempatkan diri untuk berfoto-foto ria diterik nya matahari 16 November 2013 itu. Suasana pantai sangat sepi, hanya segelintir orang saja yang terlihat berada disekitar pantai. Setelah sekitar 1 jam kami disana, akhirnya kami memutuskan untuk menyudahi kunjungan dadakan ini, dan kembali pulang.
Sepanjang perjalanan aku masih merasa aneh saja, tujuan awal ke Jogja ternyata justru berakhir dengan perjalanan seru yang tak terduga. Tidak sampai disitu saja, karena waktu masih agak siang, kami memutuskan untuk mampir dulu ke Prambanan ketika kami sempat melewati daerah kalasan sewaktu pulang. Kembali lagi kami berpetualang aneh. Setelah sekitar kurang dari 1 jam perjalanan dari Paris, sampailah kami ke Prambanan. Setelah parkir, kami menyusiri jalan menuju ke lokasi Candi. Disekitar jalan yang kami lintasi, nampak beberapa kios cinderamata tutup, tidak seramai saat aku mengunjungi tempat ini disaat hari libur. Setelah masuk area Candi (aku udah agak lupa berapa harga tiket masuknya saat itu, Rp, 6000.00 per orang kayaknya) kami mesti harus melewati jalan setapak menuju ke lokasi Candi.
Membahas soal Mitos lagi, di setiap tempat-tempat wisata memang sering terdengar mitos dan opini public, mungkin ini yang membuat lokasi menjadi lebih greget dan banyak dikunjungi wisatawan, seperti juga di Prambanan ini. Dengar cerita jika ada pasangan kekasih yang datang berdua, hubungan mereka akan segera kandas, namun kembali lagi deh semua itu pada keyakinan kita pada Allah yang penguasa Alam, Syukurlah hubunganku sama koko juga masih langgeng sampai sekarang, semoga sampai maut memisahkan, amin. Selain mitos tersebut, saat SMA aku sempat mendengar cerita dari salah seorang guru Sejarahku, kalau foto bertiga di Prambanan, katanya yang tengah umurnya ngga panjang, wehh..padahal dulu aku pas wisata bersama teman-teman saat SMP, aku dan 2 sahabatku (3 dara), selalu berfoto bertiga bersama-sama, tapi emang yang tengah selalu bergantian, dan Alhamdulliah sampai sekarang kami masih diberi hidup. Kembali pada keyakinan dan kepercayaan, entah mitos itu benar adanya atau tidak, namun bagi aku pribadi, selagi ditempat tersebut kita sopan dan tidak kurang ajar, serta bersikap sewajarnya, Insyallah tidak aka nada leluhur yang murka, bagaimapun dan dimanapun, kita selalu hidup berdampingan dengan makhluk All yang tak kasat mata, dan seperti yang aku ketahui, iblis itu ngga akan pernah berhenti menggangu umat nya Nabi Adam, so jika kita dekat dan yakin pada Allah, Insyaallah akan terus aman. Amin.
Well, back ke perjalana anehku menuju candi Prambanan. Berbeda dengan di Paris, kali ini wisatawan diprambanan lumayan cukup banyak, bahkan ada rombongan turis manca juga yang diiringi guide telihat naik dari satu Candi ke Candi yang lain. Saat aku datang, Candi Prambanan yang paling besar (kalau ngga salah Candi Siwa), sedang dilakukan pemugaran dan renovasi karena ada beberapa Candi yang roboh akibat gempa Bantul beberapa waktu silam. Karakteristik Candi Hindu ini emang berbeda dengan Candi Prambanan. Komplek Candi Prambanan terdiri dari beberapa Candi-Candi, dimana setiap candi terdapat tangga masing-masing untuk akses masuk. Disetiap candi juga terdapat ruangan gelap, dimana didalamnya terdapat arca/patung para dewa Hindu. Semua wisatawan bisa masuk ke ruang arca tersebut, namun sepertinya tidak diizinkan untuk mengambil foto, bahkan aku sempat mendengar ada salah satu arca yang jika diambil gambarnya, fotonya tidak akan jadi. (Belum pernah tahu kalau diambil dengan foto digital).
Candi Prambanan saat masih lengkap
Candi Prambanan disebut juga Candi Roro Jonggrang, terletak di desa Prambanan, Yogyakarta. Merupakan Candi Hindu terbesar di Indonesia sekaligus salah satu candi terindah di Asia Tenggara, Candi yang terbesar adalah Candi Siwa dengan tinggi 47 meter. Setiap upacara Nyepi, candi ini selalu dipenuhi oleh umat Hindu diseluruh Jawa Tengah, terutama Solo-Klaten-Jogja-Magelang untuk melakukan upacara sembahyangan disini, termasuk juga beberapa tetanggaku yang memeluk agama Hindu dan setiap malam bulan puranam, biasanya digelar sendratari Ramayana dipelataran Candi Prambanan ini.
Candi Sewu
Legenda Candi Prambanan ini juga terkenal dengan cerita kisah asmara Bandung Bondowoso yang mencintai seorang putrid cantik bernama Roro Jonggrang, namun Roro Jonggrang mengajukan syarat pada untuk dibuatkan seribu Candi dalam waktu satu malam, Bandung-pun hampir berhasil, namun karena kelicikan Jonggrang, ia memerintahkan seluruh perempuan dikampung untuk membunyikan lesung sehingga ayam jantan pun berkokok, dan Bandung pun mengira fajar telah terbit padahal ia hanya kurang 1 Candi saja, sehingga saat itu Candi yang telah terbangun berjumlah 999. Karena merasa ditipu oleh Jonggrang, akhirnya Bandung mengutuk Jonggrang menjadi arca dan menjadikannya Candi ke 1000. Legenda rakyat inilah yang menjadi mitos dimana kekasih yang datang ke Candi ini akan putus cinta, karena mendapat kutukan patah hati dari Bandung Bondowoso.
Candi Banyunibo
Candi Barong

Candi Bubrah
Awalnya aku mengira candi sewu itu ya candi Prambanan ini, namun ternyata Candi Sewu (Candi Budha) berada dikomplek lain yang tidak jauh dari Candi Prambanan, namun saat ini hanya tinggal puing-puing batunya saja karean sudah hancur oleh gempa bumi dan tertutup abu vulkanik dari letusan gunung Merapi. Selain Candi Sewu, Candi Prambanan ini juga dikelilingi oleh beberapa candi Budha lainnya yang kini tinggal situs/ sudah dalam kondisi tidak sempurna, sebut saja disebelah utara terdapat reruntuhan Candi Lumbung dan Candi Bubrah (sebelah selatan candi Sewu), Lebih ketimur terdapat Candi Plaosan, Diarah barat Prambanan terdapat Candi Kalasan dan Candi Sari. Diarah selatan terdapat Candi Sojiwan, Situs Ratu Baka, serta Candi Banyunibo, Candi Barong dan Candi Ijo.
Candi Ijo
Candi Kalasan
Situs Candi Baka
Hampir satu jam pula kami berada di lokasi Candi, setelah puas menikmati keindahan peninggalan sejarah ini dan berfoto-foto ria ala Pre_Wed, akhirnya kami memutuskan untuk pulang. Langit pun nampak sudah mulai mendung. Kami menyusuri jalan yang berbeda dengan jalan masuk, belum sampai dipintu keluar, gerimis sudah mulai membasahi tanah Prambanan. Kami pun berlari-lari kecil sambil menghindari guyuran gerimis. Karena sepertinya geremis tidak semakin deras, kami memutuskan untuk segera menuju ke tempat parkir untuk kembali melanjutkan perjalanan pulang.
Candi Sojiwan
Candi Plaosan
Akhirnya mendadak Paris dan Prambanan inipun kami akhiri dengan cerita dan pengalaman bahagia, tak ada sedikitpun rasa kecewa karena gagal masuk seleksi di salahs atu Bank Pemda, bukan masalah buat aku. Dan aku yakin pekerjaan bisa dicari dilain tempat dan lain waktu, terbukti kan keyakinan itu sekarang… hehehe
Pelajaran yang bisa aku petik dari perjalan ini adalah ;
Kita tidak harus merencakan tujuan/rencana jalan-jalan yang berbelit-belit, dimana ada Niat, Waktu, kemauan, dan cukup uang, Insyallah perjalanan yang menarik pun akan terlaksana.
Kita tidak perlu harus mencari lokasi yang jauh, asalkan kita bisa enjoy dengan perjalanan itu, Kita pun akan bisa menikmatinya dan hatipun akan riang gembira
Jangan terlalu kwatir dengan mitos atau urban legend, kita hanya perlu mengetahuinya saja sehingga kita bisa menghargai dan menjaga sikap kita ketika berada di Lokasi wisata, bagaimanapun juga seperti hal nya rumah kita, kalau ada orang asing yang datang dan besikap tidak sopan, kita sebagai pemilik rumah pasti juga akan marah, begitu juga para leluhur yang menjadi penjaga tempat-tempat tersebut, kalau kita datang dengan niat baik dan tidak merusak, tentunya mereka pun tidak akan marah, dan yang penting, kita harus tetap yakin dan percaya bahwa kekuatan terbesar di dunia ini hanyalah Allah semata
Dan yang terakhir… Jangan pernah merasa kecewa atau patah semangat jika ternyata tujuan kita tidak sesuai dengan rencana kita, baik buruknya itu semua sudah menjadi bagian dari kehidupan yang mesti kita jalani. Semangat Kaka !!!!!

Sampai jumpa di perjalananku berikutnya….. Sayonara !!!!




*Forza Inter Milan 1908….*