Friday, September 13, 2013

Asal Tahu Aja : FRIDAY THE 13TH



Rasa rindu dengan masa lalu ternyata tak membuatku menghentikan niat dan langkahku untuk mengulas kembali sebuah series miteri yang sempat menjadi series favorit meskipun kala itu aku baru duduk dibangku SD kelas 1. Ditengah project postingan lain yang belum sempat aku selesaikan, rasanya tangan dan hati ini lebih memilih menggiring ku ke lubang pintu masa lalu, dimana disana terdapat series Friday The 13th, yang jujur aku sendiri sudah agak lupa bagiman ide cerita series tersebut, yang hanya ku ingat salah satu karakter didalam series tersebut bernama Ryan, dan ayahku dulu sangat sebal sekali dengan tokoh itu karena tidak cekatan. Kemarin ketika mencoba menggali informasi lebih lengkap tentang series ini, karena keterbatasan memory dari masa lalu, ternyata sudah ada beberpa blog lain yang menulis tentang kisah dan garis besar series ini, namun hal tersebut tetap tidak mengurungkan niatku untuk melanjutkan menulis kisah ini.
Lebih-lebih saat aku melihat kalender diminggu ke dua bulan Sepember, terlihat dengan jelas kalau tanggal 13 jatuh tepat di hari Jumat. So, semakin semangat sekali aku ingin menulis tentang cerita ini, dan mengapa Jumat tanggal 13 itu menjadi sangat legendaries hingga sekarang ini, dan semakin bertambah seram lagi tatkala aku cek dikalender rumah yang ada penanggalan jawanya, terpampang dengan nyata kalau Jumat, 13 September 2013 jatuh pula di hari Jumat Kliwon (dimana menurut mitos dan kepercayaan orang jawa, malam jumat kliwon merupakan malam yang angker, banyak makhluk halus berkeliaran), lepas percaya apa tidak, semua kembali pada keyakinan tiap orang masing-masing, dan sebagai orang jaya aku hanya mencoba menghormati sesuatu yang sudah menjadi urban Legend disini.
Well… Kembali ke series yang hendak aku bahas kali ini. Series ini lumayan menjadi series yang sangat sukses diantara tahun 1987-1990. Aku masih ingat betul, series ini pun tayang setiap jumat malam, sehabis dunia dalam berita kayakny atau jam 8 malam ya? Agak lupa (dengan catatan tidak ada laporan khusus, acara dadakan yang sudah tidak asing di era itu). Series ini tayang di TVRI, seingatku pasa zaman itu sich emang baru ada stasiun TV itu, kalau pagi berbagi dengan TPI, tapi kalau udah malam, udah milik TVRI sendiri, tapi asyiknya ngga ada iklan sama sekali. 
Opening Friday the 13th dibuka dengan nampaknya lubang pintu kuno, dan penonton dibiarkan masuk ke dalam  ruangan melalu celah kunci tersebut, perlahan-lahan terlihat isi didalam ruangan itu, yang tak lain adalah barang-barang antik. Tentu saja, karena memang ide cerita berasal dari barang antic tersebut. Awal acara, kita sudah tentu dibuat merinding dengan ilustrasi music yang sangat khas. Series ini  berkisah tentang Lewis Vendredi sang pemilik toko antic bernama Vendredi’s Antiques, suatu ketika ia mengadakan kesepakatan dengan setan dan menjual barang-barang antik yang mempunyai kekuatan sihir hitam pada orang-orang yang ingin gila duniawi. Umumnya, jika ingin harapan si pemilik barang antik itu terkabul, si pemilik harus mengorbankan nyawa orang lain terlebih dahulu. Hingga suatu saat Lewis melanggar kesepakatan sehingga jiwanya pun direnggut oleh iblis, lalu ia mewariskan tokonya pada sang ponakan Michelle “Micki” Foster. Untuk mengurus toko itu, Micki dibantu oleh Ryan Dallion dan kerabat Lewis, Jack Marshak. Selain itu, mereka juga harus memburu barang-barang antik yang sudah terjual sebelum disalahgunakan oleh orang lain yang tidak bertanggung jawab. Barang-barang antic yang mereka cari memilki jenis dan bentuk yang beragam serta keguanaan yang tak sama. Salah satu episode yang masih terekam jelas diingatanku adalah sebuah cangkir ajaib, dimana pemilknya adalah wanita tua, jika ia berhasil menawarkan seorang korban untuk menerima minuman dari cangkirnya, maka cangkir itu akan mengeluarkan daun menjalar yang bisa mencekik korbannya, ketika si korban telah tewas, si pemilik cangkir akan menjadi muda dan cantik.
Dalam misi merebut dan mencari barang-barang antik tersebut, mereka terkadang harus menghadapi bahaya yang mengancam nyawa mereka. Terkadang mereka bertiga pun sering tergoda untuk memakai sendiri benda-benda antic tersebut untuk keuntungan pribadi mereka.
Berikut karakter utama dari series yang cukup legendaries ini :

Michelle “Micki” Foster (dipernakan oleh Louise Robey)
Micky tidak pernah berfikir kalau toko yang diwariskan kepadanya adalah toko barang antic yang memiliki kekuatan magis, bahkan pada awal-awal ia membuka toko tersebut, ia sempat menjual beberapa barang antik ditoko itu. Orang tuanya masih hidup, ibunya Catherine, adalah Irlandia dan ayahnya adalah orang Inggris, ia juga punya kakak namun kurang bertanggung jawab. Nama tunangannya adalah Llyod. Micki mulai memahami semua keanehan itu tatkala Jack Marshak datang. Karakter Micki awalnya agak sombong, namun kemudian ia mulai terlihat mandiri dan dewasa. Micki sebenarnya enggan meneruskan usaha ini, terlebih ia trauma karena pernah terjebak dalam dimensi waktu saat tengah mengumpulkan kembali barang-barang antik ditoko itu, namun setelah ia terampil, Micki pun menjalankan tugasnya dengan senang hati.
Louse Ann Robey, aktris yang dipercaya memerankan karakter Micki ini lahir di Canada 14 Maret 1960. Selain sebagai aktris, ia juga aktif sebagai penyanyi. Sebelum bermain di Friday The 13th, ia sempat bermain dalam The Money Pit dan Deal Baku, namun hanya peran kecil yang ia mainkan.
Ryan Dallion (diperankan oleh John D. Le May)
Meskipun Micki dan Ryan sepupu, namun ternyata mereka baru bertemu pertama kali ketika di toko Antik milik paman Mereka, Lewis. Awalnya Ryan diceritakan sebagai seorang mahasiwa seni yang gagal. Berbeda dengan Micki, Ryan sangat gembira dengan warisan dari pamannya tersebut dan begitu bersemangat menjalankan toko. Dalam beberapa episode, nampak terlihat Ryan seringkali terlihat cemburu bila Micki dekat dengan pria lain, tidak jelas apakah Ryan menyukai Micki atau tidak. Ryan juga hampir terbunuh dalam ritual penyembahan setan dan kembali menjadi kanak-kanak di akhir musim tayang kedua. Perannya kemudian digantikan oleh John Ventura di musim tayang ketiga.
John D. LeMay, aktor kelahiran 29 Mei 1962 ini adalah aktor berkebangsaan Amerika. Lahir di Saint Paul, Minnesota. Ia kuliaih di Illinois State University dan mendapat gelar Bachelor of Science. Pada akhir 1980-an, LeMay menjadi terkenal karena perannya dalam serial TV horor Friday the 13th: The Series sebagai Ryan Dallion 1987-1989. Tidak terlalu lama kemudian, dia melanjutkan untuk bermain Steven Freeman di Jason Goes to Hell.
Jack Marshak (diperankan oleh Chris Wiggins)
Jack adalah mantan tukang sulap dan ahli dalam okultisme. Dia telah melakukan perjalanan di seluruh dunia dan dia memiliki keterampilan yang beragam termasuk bartending. Ia kawan dekat Lewis dan juga pemasok barang-barang antik ke toko Vendredi. Jack juga salah satu orang yang pandai tentanghal-hal magic dan supranatural, ia juga seorang ahli benda purbakala dan literature kuno mengenai penyembahan berhala dan agamapagan. Setelah mengetahui Lewis telah tewas dan mewariskan toko antik kepada keponakannya, Jack memberitahukan pada Micki dan Ryan bahaya dari benda-benda antik yang dijual Lewis. Berkat pengetahuannya, Jack berhasil mengalahkan para penjahat yang memegang barang antik tersebut. Jack pernah menikah dan memiliki seorang putra yang bernama Peter namun telah meninggal.
Chris Wiggins adalah aktor Kananda yang lahir di Inggris pada 13 Januari 1931. Dia mulai keluar sebagai bankir di negara asalnya sebelum ia memulai karir aktingnya di Kanada, di mana ia pindah pada tahun 1952. Wiggins mungkin paling dikenal karena perannya sebagai Jack Marshak, yang baik hati serta ahli dalam ilmu suprantural.

Episode yang masih terekam di memori ingatanku :
Mengingat film ini udah lama sekaliii, dan aku nontonya juga sebatas dengan ingatan anak-anak, so..berikut ada beberapa cerita dari episode di series Friday the 13th ini. Aku sendiri tak begitu tahu apa judul dan episode berapa cerit yang masih aku ingat ini, diantara adalah adalah cerita cangkir ajaib yang sempat aku sebutkan tadi, berkisah sebuah cangkir yang mampu menjadikan sipemilk menjadi awet muda. Cara kerjanya adalah si pemilik menawarkan minuman pada semua orang yang ia temui dijalan, terkadang wajah si pemik itu sudah tua seperti nenek sihir, setelah korban meminum dari cangkir, tiba-tiba cangkir mengeluarkan jerat seperti namaman menjalar dan jika sikorban tewas, maka si pemik cangkir menjadi muda dan cantik kembali.
Cerita lainnya adalah sebuah jam antic yang ajaib, jam itu bisa menghentikan waktu diseluruh dunia selama 1 jam jika sudah menunjukkan pukul 01.00 maka seketika muncul angka 3 disebelahnya, hingga terbaca 13. Uniknya si pemilik jam adalah satu-satunya orang yang tidak membeku. Saat inilah si pemilik jam bisa melakukan apa saja termasuk mencuri. (pernah berkhayal punya jam kayak gini juga).
Ada juga episode yang menceritakan tentang penculikan atau penyekapan yang terjadi disebuah panti asuhan. Kalau yang ini aku hanya ingat sekilas setingan dimana banyak anak-anak kecil memakai baju tidur kuno dan rambut pirang yang terurai.
Kisah Friday the 13th
Beberapa tahun silam, sempat muncul film Friday The 13th, bahkan pemeran utamanya adalah Jared Padalacky, aku berfikirnya ini seperti versi film dari series yang terkenal di tahun 1990 itu, tapi ternyata berbeda. Film ini justru bertema horror thriller alias horror pembunuhan yang bercerita tentang sekelompok remaja yang masuk kesebuah bekas perkemahan tanpa mereka saadari bahwa beberapa minggu sebelum mereka datang, telah terjadi pembunuhan ditempat tersebut, dan tokoh pembunuh yang terkenal adalah bernama Jason. Film ini juga masih berkaitan dengan film Freddy vs Jason yang mana salah satu sequelnya bercerita tentang pembunuhan yang terjadi di dalam mimpi.
Meskipun dalam segi cerita, series dan film ini tidak sama, sesuatu hal yang cukup menarik bagiku adalah mengapa memilih judul yang sama, dan mengapa tanggal 13 yang jatuh dihari Jumat itu cukup menarik perhatian banyak khalayak, terutama bagi mereka yang suka dengan cerita cerita horror.
Rasa penasaranku pun akhirnya membawaku menjelajah beberapa cerita yang berkaitan dengan Friday the 13th. Kalau dari awal, aku menduga karena emang hari Jumat itu udah kondang horror, lah baru dech dihubung-hubungkan dengan angka 13 yang menurut cerita adalah angka sial. Bahkan kemudian muncul isu yang disebarkan dalam dunia saham “Asosiasi 13 dengan hari Jumat,sebenarnya baru dimulai awal abad ke-20. Pada tahun 1907, pialang saham eksentrik asal Boston Thomas Lawson menerbitkan buku yang disebut Jumat Ketigabelas (Friday The Thirteenth), yang menceritakan tentang upaya pengusaha jahat untuk menjatuhkan pasar saham pada tanggal 13 Jumat tersebut. Berkat kampanye iklan yang luas, buku terjual dengan baik: hampir 28.000 kopi dalam minggu pertama. Pada 1916 buku itu diadaptasi menjadi film bisu. Wall Street takhayul tentang Friday the 13th terus berlanjut sampai 1925, ketika New York Times mencatat bahwa orang -tidak akan lagi membeli atau menjual saham hari ini daripada mereka berjalan di bawah tangga atau menendang keluar kucing hitam- Beberapa pedagang saham juga menyalahkan Black Monday - 19 Oktober 1987 - pada kenyataan bahwa tiga hari Jumat jatuh pada tanggal 13 selama tahun itu.” (benar tidak nya berita itu, namun setelah isu itu menyebar, banyak orang yang tak sedikit mempercayainya).
Bahkan gara-gara mitos seputar angka 13 ini, banyak sekali hal-hal unik dan aneh yang sering dilakukan orang untuk menghindari kesialan dari angka 13. Seperti halnya yang sering terjadi di Negara-negara maju bahkan diera dimana Aple dan Blacberry tak lagi hanya nama buah. Adapun beberapa fakta unik tentang angka 13 yang sempat aku dapatkan :
Umumnya untuk Negara yang percaya mitos ini, biasanya Hotel dan Rumah Sakit akan menghindari kamar bernomor 13 atau berlantai 13 (aneh aja ya? Jadi habis lantai 12 trus loncat ke 14, kalau di hitung dari jumlah tingkatnya, ya tetep aja yang lantai habis 12 itu lantai 13, kecuali kalau dibuat bolong tanpa ruangan).
Banyak kota yang tidak memiliki angka 13 sebagai nama jalan
Italia menghapus nomor 13 dari lotere nasional mereka
Di jalanan Florence Italia rumah diantara nomor 12 dan 14 disebut rumah nomor 12 setengah
Kartu Tarrot ke 13 adalah kematian, disimbolkan oleh Grim Ripper 13. Ada yang mengatakan bahwa Kode Hammurabi Babilonia (sekitar 1780 SM) yang harus disalahkan atas mitos nomor 13 karena hukum nomor 13 dihilangkan dari Kode.
Dan masih banyak lagi hal hal yang aneh karena pengaruh mitos angka 13.

 Berikut film yang menggunakan angka 13 dalam judulnya
13 Going 30
Friday the 13
Assault on Precint 13
Bangsal 13
13 Ghosts
13th Warriors
Thirteen (13)
Lantai 13
District B13
Apollo 13
Thirteen
Apartement 1303
Ocean’s 13
Lucky 13
13 Curses
B13 Ultimatum
 *sepertinya masih banyak lainnya

Dari beberapa mitos serta misteri angka 13 yang identik angka sial diatas tidak selamanya benar, Anda boleh percaya atau tidak, karena hidup dan mati sudah ada yang mengatur.
Apapun yang menjadi kepercayaan dan keyakinan orang akan mitos angka 13 ini, aku kembalikan pada mereka yang lebih pandai menilai. Aku mengangkat cerita ini bukan karena aku bagian dari sekte atau orang yang percaya penuh mitos angka 13, akan tetapi lebih pada rasa keingintahuan entah mengapa hal sepele seperti angka 13 dan mungkin juga Jumat 13, cukup membuat heboh seluruh dunia, bahkan hampir setiap film yang memasang embel-embel angka 13 dijudulnya, biasanya akan mengundang ketertarikan penonton yang begitu dahsyat.
Demikian sedikit ulasan yang bisa aku sampaikan, tak ada maksud apappun selain untuk menyambut Jumat Kliwon, 13-09-13 , yang menurutku memang cukup unik, lepas dari segala mistis yang mungkin terkandung didalamnya, bagiku… itu hanyalah sebuah tanggal yang cantik dan cukup keren karena sama persis dengan judul series terkenal yang menjadi kenangan semasa aku kecil.
Sekian dan Matur Thank You !!



*Forza Inter Milan 1908….*
 

Saturday, September 7, 2013

Asal Tahu Aja : My LOVELY CHARMED


Terbersit dalam ide kreatifku untuk kembali menulis sesuatu hal yang pernah menjadi kesukaan bahkan sekaligus fanatic. Kali ini kembali aku akan menulis sebuah acara serial drama televisi (lagi,,dan bertema misteri lagi) namun kali ini misteri yang aku angkat adalah dari serial Drama produksi Warner Bross yang mana diproduksi oleh almarhum Aaron Spelling dengan tema Penyihir Bersaudara. Serial Drama ini dulu tayang di SCTV pada kamis malam sekitar pukul 22.30 (setelah the Nanny Series). Drama yang terdiri dari 8 season, dengan karakter utamanya adalah 3 cewek cantik bersaudara yang diwarisi kekuatan sihir oleh Almarhumah Ibu mereka. Ketiga cewek ini memiliki nama yang unik karena semua berawalan dengan huruf P, sebut saja Prue si paling sulung, Piper saudara nomor dua, dan Phobe yang paling kecil. Seiring dengan perjalanan seasonnya, aka nada perubahan cerita yang terjadi disana.
Yeah, setelah membaca sedikit clue diatas, mungkin sudah ada yang bisa menebak Series apa yang kali ini hendak aku bahas di Blog tercinta ini.. 100% bener jika ada yang berteriak CHARMED (Lebay banget sich,, emang siapa yang niat banget pake teriak-teriak segala). Okey..lanjut ke series berikut ini, dari kecil aku dah suka banget sama cerita yang berbau horror, apapun itu.  So, ketika liat ada iklan series ini di SCTV (kira-kira aku duduk dibangku SMP kelas 2, tahun 1999) dan melihatkan 3 cewek dengan kekuatan supranaturalnya, wow..itu sudah tentu menarik perhatianku, sayangnya aku menyaksikan iklan itu ketika episode perdananya sudah tayang diminggu sebelumnya, jadinya aku mulai kebagian nonton ketika masuk di Season 1 Episode 2. Kebetulan juga aku kala itu masih agak-agak suka sama group vocal cewek Indonesia, AB Three (sekarang jadi B Three), dan entah kebetulan lagi atau ngga, aku punya 2 sahabat SMP yang akrab banget (sempat aku singgung di postinganku sebelumnya), dan uniknya mereka juga sama-sama ngikutin Series ini. Kami pun iseng-iseng juga memilih karakter yang sesuai dengan pribadi kami masing masing, aku kala itu memilih si tengah Piper, sedangkan 2 sahabatku memilih Phobe (Denik) dan Prue (Lia). Kami bahkan tidak pernah ketinggalan episode per episode nya..
Sedikit kilas balik tentang kisah keluarga Halliwel, di sebuah rumah, di San Fransisco, tinggalah tiga cewek bersaudara yang sebatang kara (sebenarnya mereka masih punya ayah, namun tidak tinggal bersama), ketiga cewek itu adalah Prue, Piper, dan Phobe. Sebelumnya rumah itu hanya dihuni oleh Prue dan Piper, sedangkan Phobe tinggal di luar kota karena memang hubungan Phobe dan Prue kurang akur. Beberapa waktu kemudian Phobe kembali kerumah tersebut dan bergabung dengan saudari-saudarinya, awal kedatanganPhobe, Prue menyambut Phobe dengan dingan, namun Piper yang menjadi anak tengah selalu bersikap bijak dan menengahi mereka berdua. 
Suatu ketika, saat malam hari dan listrik padam, Phobe menemukan sebuah buku diloteng (sebelumnya pernah ditemukan Prue dan Piper namun tidak dipedulikan), Phobe penasaran dengan buku yang berjudul “The Book Of Shadows” tersebut, bahkan dibalik sampul buku itu tertulis pesan dari Patty, ibunda mereka yang telah meninggal, bahwa buku itu adalah warisan untuk mereka. Phobe pun penasaran dengan buku yang memiliki symbol seperti liontin yang dipakai oleh kucing mereka (Seingatku symbol ini diberi nama Triquetra). Rasa penasaran Phobe pun bertambah, akhirnya ia membaca sebait tulisan dari buku tersebut, yang tanpa ia sadari itu adalah sebuah mantra dimana membangkitkan kekuatan sihir pada tiga bersaudara itu. Prue agak marah dan Piper tidak suka disebut sebagai penyihir, namun nampaknya Phobe menikmati peran barunya kali ini, hingga sampai akhirnya, mereka bertiga pun menyadari kalau kekuatan ini adalah bagian dari takdir yang harus mereka jalani. Prue diberkati kekuatan yang paling tinggi, yaitu telekinetika dan memproyeksikan dirinya di tempat lain, Piper memiliki kekuatan untuk menghentikan waktu, serta membuat sesuatu meledak, sedangkan Phobe awalnya hanya memiliki kekuatan pasif berupa penglihatan dimasa lalu/masa depan, namun seiring berjalan ia mampu melayang serta bela diri, selain itu, Phobe paling mahir dalam hal membuat mantra ataupun meracik ramuan sihir. Sejak menerima anugrah itu, mereka sering terlibat menolong seseorang dan harus sesekali berurusan dengan polisi dan detektif setempat. Adapun polisi yang bernama Darris, ia adalah sahabat ketiga penyihir ini yang sering membantu mereka mengatasi kesulitan.
Seperti series-series pada umumnya, Series ini pun tergolong series dengan season yang panjang dan sayangnya pihak tv swasta tidak pernah menayangkan dengan konstisten dari season awal hingga season akhir. Seingatku series ini hanya di tayangkan hingga season 4 saja, setelah itu tidak ada beritanya lagi. Charmed Season 1-3 masih menampilkan karakter Prue, namun diakhir Season 3, saat hendak menyelamatkan nyawa seseorang, Prue akhirnya tewas terbunuh oleh iblis Shax. Sebelumnya Andy, tunangan Prue juga telah tewas, hal ini pula yang membuat Prue sedikit putus asa dan bosan menjadi seorang penyihir. Pada episode tersebut, mereka dipermainkan oleh iblis dimana mereka harus mengulangi hari yang sama, dan bahkan harus menyaksikan kematian Prue berulang-ulang (sama nich kayak salah satu Episode di Supernatural), sejak kematian Prue (berlanjut ke Season 4), Phobe dan Piper sama-sama mengalami kesedihan, mereka berusaha sekuat tenaga untuk menghidupkan kembali Prue, sayangnya semua usaha itu sia-sia. 
Adegan saat formasi lama
Rumor dibalik semua ini justru terbentuknya opini bahwa Shannen memang sengaja mengundurkan diri karena terlibat konflik dengan Allysa. Sebelumya nama Shanen Doherty (pemeran Prue) yang tertulis disalah satu CO. Produser pun mendadak tidak tampil lagi diseason ke 4. Gosip kecemburuan Alyssa Milano (pemeran Phobe) karena porsi peran Prue terlalu besar dibandingkan yang lain muncul sebagai salah satu konfilik tersebut, tapi lepas benar atau tidaknya, memang setelah kepergian Prue, suasana Charmed memang tidak seperti season sebelumnya. Hadirnya Paige, adik tiri hasil hubungan gelap Patty dengan seorang malaikat pelindung ternyata tak bisa benar-benar menggantikan karakter Prue. Paige yang sebelumnya tinggal disebuah panti asuhan, mendadak didatangi oleh 2 kakak tirinya (Piper dan Phobe) dan siapa juga orang yang tidak shock, ketika tiba-tiba diakui adik oleh 2 orang asing, lebih-lebih diberi tahu kalau ia punya kekuatan supranatural, bisa gila mendadak. Namun tidak untuk Paige, ia yang pekerja kantoran akhrinya mencoba untuk menerima segala penjelasan dan alasan dari dua kakak tirinya, bahkan ia pun dipertemukan oleh sang ibu dalam wujud arwah (Piper dan Phobe diberi tahu ibu dan nenek mereka yang sudah jadi arwah untuk mencari adik tiri mereka, karena kekuatan Halliwell tidak akan sempurna jika tidak bertiga). Paige yang memiliki darah campuran manusia-malaikat mempunyai kekuatan selayaknya Malaikat, seperti berpindah tempat dan membangkitkan seseorang dari kematian.
Dalam perkembangan ceritanya menurutku memang kurang menarik, bahkan entah season berapa aku lupa,  diceritakan kalau Phobe justru berbalik menjadi pengikut iblis karena ia sangat mencintai Cole, dimana Cole adalah manusia setengah iblis paling kejam dan jahat. Selain itu, Piper pun mulai berhubungan, menikah dan memiliki anak bersama Leo, seorang malaikat pelindungnya, dimana hal itu menjadi larangan bagi aturan malaikat sehingga Leo sering sekali kehilangan kekuatannya atau bahkan tidak bisa turun ke bumi. 
Adegan saat formasi baru
Namun secara keseluruhan, series ini sangat menarik, Bahkan dulu aku sempet malam-malam goreng cemilan dulu sekedar buat temen nonton series ini malam-malam, selain itu, pernah juga saat musim hujan, aku mesti rela bolak balik ke tiang antena gara-gara tiap ada angin, tuch arah antena jadi begeser, dan alhasil, hilang dech gambar tvnya. Beberapa waktu kemarin juga sempet didownloadkan sama koko aku all series Charmed ini, tapi ternyata episode nya ngga full dan subtitle nya nyari yang bahasa Indonesia agak susah, ribet banget kalau mesti nonton dengan sub bahasa inggris (secara kosa kata bahasa inggrisku sangat amat cethek sekali alias just sangat little-little=baca, ngga bisa bhs inggirs). Untuk sedikit nostalgia dengan cerita masa lalu, yuk kita tengak karakter utama yang ada di series ini serta para pelakonnya ;
Personil the Halliwell Sisters

1. PRUDENCE “PRUE” HALLIWELL (SHANNEN DOHERTY)
Lahir pada tanggal 28 Oktober 1970 dari ibu bernama Patricia Halliwell dan ayahnya yang bernama Victor Bennett, Prue adalah kakak tertua dari Halliwell bersaudari. Ibunya adalah seorang penyihir, sementara ayahnya hanyalah seorang manusia biasa. Itulah sebabnya, darah penyihirnya menurun dari sang ibu kepada putrinya, yakni Prue dan saudarinya yang lain, Piper Halliwell dan Phoebe Halliwell. Mereka sebenarnya sudah menjadi penyihir sejak dilahirkan, namun sang nenek Penelope Halliwell menyegel kekuatan mereka sampai waktu yang tepat bagi mereka. Memiliki kekutan telekinetis baik dengan jentikan jarinya ataupun kedipan matanya, seiring perkembangan kekuatannya bertambah dengan mampu memproyeksikan dirinya di tempat lain (Proyeksi Astral, dimana ia bisa berada di dua tempat sekaligus. Saat ia menggunakan kekuatan ini, dia (versi asli) berada dalam keadaan tidak sadarkan diri, sementara versi Astral-nya bisa bergerak ke mana-mana, walaupun akhirnya dia berhasil untuk sadarkan diri baik dalam versi asli maupun versi Astral-nya.). Karakternya cerdas dan mempunyai kemampuan yang keras. Sebagai kakak tertua, ia sangat melindungi kedua adiknya meskipun sesekali terlihat tidak akur dengan sibungsu (berbeda pendapat dan persepsi). Prue bekerja disebuah firma hukum, dimana disanalah ia bertemu dengan Andy, tunangannya. Keinginan Prue untuk jujur pada Andy tentang kekuatan yang ia miliki terkadang membuat hubungan mereka jadi sering bermasalah, namun saat Andy tewas ditangan iblis Prue sangat terpukul karena ia tidak bisa melindungi orang yang sangat ia cintai. Prue tewas pada tanggal 17 Mei 2001 di ending season 3 setelah dibunuh oleh iblis Shax dirumahnya ketika hendak menyelamatkan seseorang. Dari ketiga halliwell, secara paras aku cukup suka dengan Prue, dia tampil dewasa namun tetap terlihat modis. Selain itu, setiap melihat wajah Prue (Shanen Doherty), aku jadi ingat dengan Andrea Corrs, vocalis band Irlandia the Corrs, tipe wajah keduanya cukup mirip, lihat saja foto terlampir berikut.
Tatapan matanya mirip ngga sich?
Sedangkan tokoh yang terpilih memerankan Prue adalah si cantik Shannen Maria Doherty, lahir di Memphis, Tennessee, 12 April 1971. Selain sebagai aktris, dia juga aktif sebagai produser dan sutradara. Serial sukses lainnya adalah Beverly Hills 90210 dimana ia berperan sebagai Brenda. Perannya sebagai Prue membawanya masuk dalam nominasi Best Genre TV Actress Saturn Award pada tahun 1999 dan 2000. Pada tahun 2007, karakter Prue masuk dalam daftar sepuluh penyihir terbaik sepanjang sejarah televisi versi AOL Pemilik tinggi badan 160 cm ini bersahabat baik dengan Sarah Michelle Gellar (Scary Movie) dan lawan mainnya dalam Charmed, Holly Marie Combs. Shannen juga pernah dipanggil oleh pengadilan negeri California karena ia telah lalai membayar pajak Negara dan utangnya di City National Bank.
2. PIPER HALLIWELL (HOLLY MARIE COMBS)
Piper dilahirkan pada tanggal 7 Agustus 1973, dan merupakan putri kedua. Kekuatannya adalah dapat menghentikan waktu, serta membuat sesuatu meledak, namun saat awal, ia masih belum bisa mengendalikan kekuatnnya sehingga sering meledakkan sesuatu yang seharusnya bukan menjadi sasarannya. Ia yang paling ingin hidup normal ketika ia menjalin hubungan dengan Dan, pria yang tinggal disebelah rumahnya, namun karena suatu hal, hubungan mereka kandas. Piper kemudian dekat dengan malaikat pelindung keluarga mereka yang bernama Leo. Hubungan mereka tentunya dilarang oleh sang Tetua (atasan Leo), namun akhirnya merekapun menikah, walau setelah itu Leo dan Piper sering mendapat masalah yang datang dari si Tetua. Ketika Piper mengandung putra pertamanya (sepertinya memang Holly benar-benar dalam kondisi berbadan 2), ia mendapat kekuatan tambahan seperti yang dimiliki Leo namun hanya dengan persentase kecil. Karakter yang aku pilih adalah si Piper ini, ia tidak cantik sich, tapi aku suka dengan rambut hitam lurus panjangnya, dan sikapnya yang terlihat lebih bijaksana, terlebih ketika ia harus menjadi penengah antara Prue dan Phobe. Setelah Prue meninggal, dia menjadi saudari tertua, yang harus melindungi adik-adiknya dan melawan kejahatan. Kecintaannya pada makanan membawa dirinya kepada kariernya di dunia seni kuliner, yang kemudian dia memiliki sebuah klub dan yang dikemukakan di episode terakhir, restoran miliknya sendiri.
Mirip, tapi agak maksa dikit gpp ya
Untuk artis yang tepilih memerankan Piper adalah Holly Marie Combs, artis kelahiran San Diego, California, Amerika Serikat 3 Desember 1973. Holly sudah menjadi bintang film sedari ia kecil, bahkan aku pernah tak sengaja melihat film lawasnya ketika ia berperan menjadi putrid keluarga yang tengah broken home (lupa apa judul filmnya). Saat sekilas melihat Holly, entah kenapa Face wajahnya agak sebelas-duabelas dengan Jordana Brewster, tapi sepertinya itu hanya pendapat seornag Indyani saya.. hehee,melihat bentuk muka dan rambut panjang lurusnya emang agak mirip sich.
3. PHOBE HALLIWELL (ALYSSA MILANO)
Phoebe, lahir pada tanggal 2 November 1975, putri ketiga dan terakhir dari pasangan Patricia Halliwell dan Victor Bennett. Ia cewek yang periang da sangat spontan. Kekuatannya adalah melihat kejadian pada masa lalu, masa sekarang ataupun masa yang akan datang, terutama saat ia memenang sesuatu benda yang berkaitan dengan kejadian itu. Selain itu, ia juga paling ahli dalam hal ramuan dan membuat mantra. Kekuatannya berkembang dan ia mampu melayang, ia mengkombinasikan kekuatan melayang dengan gerakan bela diri dan kemudian ia mampu mengetahui isi hati orang lain yang ia miliki pada sesi ke-6. Dia adalah gadis yang romantis, kemudian dia menjadi kolumnis yang sukses. Hubungan cintanya yang paling lama adalah dengan Cole Tuner meskipun sampai pada akhirnya Cole bersekutu dengan Iblis dan berubah menjadi Belthazor, dan saat itulah Phobe juga terpengaruh oleh rayuan jahat Cole sehingga ia memusuhui Piper dan Paige. Setelah lepas dari Cole, Ia bertemu dnegan Coop dan dinikahkan oleh Malaikat Takdir  seperti yang terlihat di episode terakhir dan dikaruniai 3 orang anak perempuan. Dia melanjutkan bekerja di Bay Mirror serta menulis sebuah buku tentang mencari cinta.
Sama-sama berambut cepak
Artis yang memerankan karakter Phobe tak lain adalah Alyssa Jayne Milano, lahir di Brooklyn, New York, AS pada 19 Desember 1972. Allysa termasuk artis yang wara wiri maen film, meskipun film layar lebarnya baru aku tonton beberapa judul. Diantara ketiga saudaranya, memang aku menilai wajah Allysa yang paling babyface, pantes saja kalau ia akhirnya didapuk untuk memerankan si paling bontot. Setelah memasuki akhir-akhir season ke 3, rumor tentang perselisihan Allysa dan lawan maiannya, Shannen merebak, hingga diakhir dengan keluarnya Shanen dari Series ini. Kebenaran berita itu pun juga tidak bisa dipastikan, namun setelah hengkangnya Shannen, karakter Prue pun dimatikan, dan kemudian dihidupkan lagi karankter baru, Paige sebagai adik tiri Halliwell.
4. PAIGE MATTHEWS (ROSE MgGOWAN)
Karakter paige diceritakan lahir pada tanggal 2 Agustus 1977. Paige merupakan putri hasil hubungan rahasia antara Ibu dari Halliwell bersaudari Patty halliwell dengan seorang Whitelighter (malaikat pelindung), Samuel Wilder. Paige memiliki kekuatan telekinetika yang hampir serupa dengan Prue akan tetapi Paige harus memanggil nama benda yang ingin ia pindahkan sebelum benda tersebut berpindah, itu ia juga mampu memindahkan orang dan dirinya ke tempat lain. Pada sesi ke-8, dia memiliki kekuatan unutk menyembuhkan siapapun yang ia cintai, dimulai dengan Henry. Dia kemudian menikah dengan Henry Mitchell dan mereka memiliki dua orang gadis kembar serta seorang anak laki-laki, Henry Jr. Kemunculan  Paige memang sebelumnya diluar dugaan, karena karakter Prue dimatikan, kekuatan Halliwell yang sedari awal diceritakan kekuatan tiga bersaudara, mau tak mau sutradara pun menghidupkan karakter Paige, yang mana sedari kecil dirawat disebuah biara/panti asuhan. Paige sama sekali tidak mengenal siapa ibunya, bahkan ketika Piper dan Phobe datang, Paige tidak langsung seketika menerima mereka begitu saja. Kehadiran Paige memang membuat situasi kontan berubah, Phobe yang biasanya menjadi adik bontot dan manja, kini ia harus bertukar posisi dan memiliki adik. Begitu juga dengan Piper, ia yang ingin hidupnya normal, kini justru harus menjadi anak tertua yang bisa melindungi adik adiknya.
Artis yang dipilih untuk memerankan karakter Paige tak lain adalah Rose Arianna McGowan, wanita kelahiran 5 September 1973 di Florence, Italia ini adalah artis berkebangsaan Amerika Serikat. Rose sempat beberapa kali maen film layar lebar, salah satu film yang sempat aku liat diantaranya adalah Black Dahlia, Conan The Barbarian dan Machete. Melihat paras Rose, aku sendiri kurang tertarik, menurutku dia tidak cantik, tidak khas seperti ke tiga pemain Charmed lainnya. Bibirnya terlalu sensual menurutku, dan wajahnya cenderung norak, tapi tak apalah..mungkin emang seperti itu karakter Paige yang diharapkan oleh sang sutradara dan produser. Rose akhir-akhir ini jarang terlihat dilayar tv, bahkan kabar terakhir menyebutkan kalau ia baru saja menjalani oprasi plastic, tapi sayangnya wajahnya justru tidak nampak lebih cantik.
KARAKTER-KARAKTER PENDUKUNG :
1. Leo Wyatt (Brian Krause)
Awalnya ia adalah pelindung tiga penyihir bersaudara Halliwell tanpa sepengetahuan mereka, namun setelah ia turun ke bumi, ia telibat Cinta dengan Piper. 
Lumayan mirip kan?
Dipernakan Oleh Brian Krause, aktor pemilik nama lengkap Brian Jeffrey Krause ini lahir di California, saat aku meliat aktor Paul Walker, aku rasa wajah mereka hampir mirip. Selain main di drama series, ia ternyata juga telah main dibanyak film layar lebar.
2. Andy Truedeau (Ted King)
Andy adalah teman Tiga Bersaudari semasa kanak-kanak dan cinta pertama Prue. Bekerja sebagai polisi namun ia dibunuh oleh iblis bernama Rodriguez saat mencoba untuk melindungi Prue, Piper dan Phoebe di akhir sesi 1. Diperankan oleh Theodore William King, pria kelahiran California,1 Oktober 1965 ini pernah bermain di film The X-File dan Blade sebagai pemain figuran/aktor pendukung.
3. Darryls Morris (Dorian Gregory)
Darryl adalah seorang petugas kepolisian yang juga partner Andy. Awalnya ia tak pernah tau latar belakang keluarga Halliwell yang telah lama menjadi sahabatnya, sampai suatu ketika Darryls mengetahui rahasia Halliwell bersaudara dan sejak saat itu ia kerap membantu tiga bersaudari dalam memecahkan permasalahan dan melindungi mereka dari hal-hal yang berkaitan dengan jerat hukum.  Dipereankan oleh aktor Dorian Gregory, aktor kelahiran 26 Januari 1971 di Washington DC. Sebelum bermain di Charmed ia pernah bermain di serial Baywatch, Beverly Hills 90210 dan Baywatch Nigth.
4. Dan Gordon (Greg Vaughan)
Ia adalah tetangga baru keluarga halliwell, Dan inilah yang kemudian menjalin hubungan cinta dengan Piper, namun kandas ditengah jalan. Kemudian Piper meminta kepada Jin Guci untuk menghapus memory Dan tentang Piper, karena seingatku Dan tidak bisa menerima kondisi Piper setelah ia mengaku bahwa dirinya penyihir. Sejak saat itu, Dan bahkan tidak pernah merasa mengenal Piper. Sebenarnya aku lebih suka Piper sama si Dan ini, karena kala itu seneng liat cowok yang punya rambut belahan tengah, kayak Jimmy Lin. Karakter ini diperankan oleh aktor tampan James Gregory "Greg" Vaughan, Jr (Greg Vaughan). Pria kelahiran Dallas Texas, 15 Juni 1973 ini juga pernah bermain di Baywacth dan Beverly Hills 90120.
5. Cole Turner (Julian McMahoon)
Cole adalah cinta dan suami pertama Phoebe. Awalnya ia hanya berperan sebagai manusia biasa, namun selanjutnya cerita berkembang dan Cole justru menjadi setengah iblis yang bernama Belthazor, dengan memiliki bentuk muka yang menyeramkan. Cole yang sebelumnya menjadi teman keluarga Halliwell, kemudian berubah menjadi musuh dalam selimut dan akhirnya menjadi musuh besar Halliwell. Aktor yang memerankannya tak lain adalah Julian Dana William McMahon, pria kelahiran New South Wales, Australia 27 Juli 1968 silam ini sudah sering tampil dilayar kaca, termasuk main film layar lebar. Salah satu film Box Office yang sempat ia ikut bermain adalah Fantastic Four dan Fantastic Four 2 : Silver Surfer, sayangnya disana ia pun berperan jadi orang jahat. Kalau mengingat film Titanic, aku dulu sempat mengira Julian ini adalah orang yang sama yang berperan sebagai Cal Hockley, tunangan Rose DeWitt Bukater.
6. Penelope “Penny” Halliwell (Jennifer Rhodes)
Penny adalah karakter nenek tiga Halliwell yang juga ibu dari Patty. Ia juga adalah penyihir, Penny sering muncul dalam wujud bayangan (hantu) yang sering member nasehat pada tiga cucunya diloteng dimana buku bayangan berada. Selain itu, Penny ini pula yang awalnya menyegel kekuatan Tiga Halliwell sampai akhirnya Phobe membaca salah satu mantra pembukanya. Diperankan oleh aktris senior Jennifer Rhodes, aktris kelahiran Illinois, USA, 17 Agustus 1947.
7. Patricia “Patty” Halliwell (Finola Hughes)
Adalah ibu dari ke 4 saudara penyihir. Sama seperti dengan Patty, ia hanya sering muncul dalam wujud bayangan (hantu) di loteng. Ia bercerai dengan ayah dari Prue, Piper, dan Phobe. Namun diakhir season 8, nampak seluruh keluarga ini bertemu dan berkumpul kembali dirumah besar mereka. Patty diperankan oleh aktris kelahiran London, Inggris 29 Oktober 1959, Fiona Hughes.
8. Billie Jenkins (Kaley Cuoco)
Karakter baru ini emang muncul baru muncul diseason ke-8, jujur aku sendiri kurang mengenalnya juga. Namun setelah sedikit browsing, aku mendapatkan sedikit info kalau Billie adalah seorang mahasiswa muda yang mana diselamatkan oleh Paige, sedangkan Billie sendiri telah berpisah sejak kecil dengan kakaknya, Christy karena sang kakak ditawan oleh iblis. 
Halliwell new plus Billie
Karena semua itu, Billie berharap bisa belajar sihir bersama halliwell bersaudara dan berjanji untuk merahasiakan identitas mereka. Sepertinya karena Halliwell bersaudara pun membutukan bantuan Billie, mereka akhirnya menyetujiinya. Aktris yang memerankan tokoh ini adalah Kaley Christine Cuoco, lahir di California pada 30 November 1985.

Meskipun aku tidak melihat series ini sampai akhir season, namun bagaimanapun ini tetap menjadi salah satu series yang menghati dimemoryku (maksudnya gimana sich??). Series ini tayang beriringan dengan series lain seperti Buffy the Vampire Slayer dan Angel. (kalau zaman aku SD dulu kayaknya th). Meskipun keduanya juga bertema horror, namun sayangnya aku kurang tertarik. Selain cerita dan aksi cewek-cewek cantik yang memukau ini, aku pun juga suka banget sama OST-nya serta credit awal dari series ini. Bahkan sampai sekarang kalau denger atau ngliat bagian credit plus OST nya, rasanya seperti kembali kemasa lalu dimana aku masih muda belia… hahaa
Big Family Charmed
model-model serial Friday the 13
OST bagian credit dari serial ini diambil dari lagu Love Spit Love yang berjudul How Soon Is Now, bahkan lagu ini pun pernah di nyanyikan juga oleh T.A.T.U, namun dengan arangsemen yang agak berbeda dan bahkan dibuat versi rusianya.
Beberapa waktu yang lalu pun muncul series sejenis berjudul Heroes, tapi karena aku sudah males sama stasiun tv yang pasti ngga serius menayangkan semua seasonnya, so dari pada aku kecewa, ahkhirnya aku tidak melanjutkan menonton series Heroes.
Aku rasa nostalgia bersama Charmed cukup sampai disini saja.. Lain waktu akan aku lanjutkan dengan cerita lain yang lebih menarik.

Terimakasih


*Forza Inter Milan 1908….*


-Special untuk 3 dara, sahabat SMP-SMA ku yang kini nan jauh di mato-
Semoga membuka kenangan indah saat kita masih selalu bersama... Ciaooooo
Lia-Denik-Indri